Senin, 17 September 2018

Serpihan Dawuh KHM. Masluchan Sholih

Serpihan Dawuh KHM. Masluchan Sholih


     Santri Mondok Yen durung ono 1000 dino sing netep nok pondok, mongko ilmune durung mancep ojo arep arep barokahe PONDOK

 Dadi wong Sholih ora gampang, dadi santri kudu usaha dewe piye carane dadi wong seng Sholih


Wong yen gelem ngerekso jama'ah 3 tahun seng mempeng mesti iso budal HAJI.


Ngaji seng Istiqomah Iku Dadekne Ilmune Barokah,
Wong Yen Ilmune Barokah,
Mesti Derajate Di Unggahno Kaleh Gusti ALLAH


Santri Almuniri Yen Wes Muleh Nok Omah, Ojo Pisan Pisan Nyepelekne Sholat
Wong Yen Ngerekso Sholat Uripe Bakal Kepenak


Janganlah Kau Membuat Keputusan disa'at Keada'an Marah, Serta Jangan Pernah Kamu Berjanji Disa'at Kamu Bahagia


Awakmu Mondok Nok Almuniri Angger Gelem Ngerekso Jama'ah Mesti Ilmumu

Barokah

Rabu, 12 September 2018

Ketekunan itu tidak akan sia sia

KETEKUNAN ITU TIDAK AKAN SIA SIA

Semangat memang merupakan salah satu kunci utama untuk meraih kesuksesan dalam segala hal. Namun, jika tidak dibarengi dengan ketekunan, semangat bisa saja kendur dan menghalangi Anda untuk meraih impian tersebut. Oleh sebab itu, maka keduanya, antara semangat (tekad yang bulat) dan ketekunan wajib dimiliki oleh siapa saja yang ingin meraih sukses atau memperoleh sesuatu.
Sesuatu yang tadinya dirasa tidak mungkin akan berubah menjadi mungkin jika diperjuangkan dengan ketekunan
Ketekunan adalah modal yang luar biasa dalam meraih kesuksesan dan mimpi-mimpi. Bahkan, mimpi-mimpi yang awalnya dirasa tidak mungkin pun akan bisa terwujud jika diperjuangkan dengan penuh ketekunan. Tidak hanya itu, ketekunan juga dapat mengubah kemungkinan peluang yang tadinya terasa kecil menjadi kemungkinan peluang menjadi besar dan nyata pasti bisa Anda raih di depan mata.
Prestasi adalah keinginan yang diwujudkan dengan berjuang yang dibarengi dengan ketekunan yang menggebu-gebu
Memang benar jika awal mula dari sebuah prestasi berawal sebuah keinginan, entah itu keinginan yang benar-benar lahir dari hati atau pemikiran atau keinginan yang tercetus setelah melihat peluang atau kesempatan. Namun, keinginan yang dimaksud di sini bukanlah keinginan biasa yang berarti harapan atau khayalan semata, tapi keinginan sejati adalah keinginan yang lahir dari ketekunan yang menggebu-gebu. Ketekunan tersebutlah yang menjadi modal kuat atau tekad bulat dalam berjuang mewujudkan impian atau prestasi
Jika ingin sukses dalam memperjuangkan sesuatu, tidak hanya butuh target, tapi juga tekad bulat, mental pantang menyerah dan terus fokus
Target mengenai sesuatu apa yang ingin Anda raih hanyalah awal permulaan. Awal permulaan tersebut tidak akan bergerak maju apabila Anda tidak memperjuangkannya. Cara memperjuangkan segala sesuatu adalah dengan cara fokus berjuang, memiliki tekad bulat untuk pasti bisa meraih sukses dan semangat pantang menyerah yang tentu saja perlu dibarengi dengan doa.
Demikianlah kumpulan dari kata bijak tentang kekuatan ketekunan dan tekad bulat dalam meraih sesuatu. Keduanya tersebut merupakan modal paling penting untuk bisa sukses dalam segala hal. Namun jangan lupa semua itu hanya dapat terwujud jika mendapat izin dari Allah SWT. Maka tekad dan kerja keras Anda juga perlu diiringi dengan niat hanya karena Allah SWT serta doa dan kepasrahan bahwa yang menentukan segalanya hanya yang di atas, sementara kita hanya dapat berikhtiar (dengan tekad dan ketekunan dalam bekerja) dan berdoa agar mendapat kesuksesan tidak hanya di dunia namun juga di akhirat kelak.
Salam Ta'dzim
Khodimul Ma'had Nurul Islam Al Muniri

Ro'an adalah tradisi unik dipesantren

RO’AN ADALAH TRADISI UNIK PESANTREN




Roan berawal dari kata tabarrukan yang disingkat menjadi rukan, kemudian menjadi roan.
Roan adalah hal yang meng-adat dan melekat pada jati diri pesantren. Setiap anak dibebani untuk roan, paling minim adalah membersihkan kamarnya sendiri.
Disamping kebersihan ajaran islam, juga kebersihan adalah anjuran dokter dan tentunya manfaat dari kebersihan untuk diri masing-masing. Di Pesantren kami, roan dilaksanakan setiap hari, khususnya adalah hari jum’at, biasa disebut dengan roan akbar.
Biasanya pada hari jum’at membersihkan mushola, kamar mandi, dan seluruh lokasi di Pondok Pesantren.
Ada hal unik roan di Pesantren, umumnya diseluruh Pesantren Nusantara, para santri berbondong-bondong dan saling royokan ketika diutus roan di Pondok Putri…Hahaha
الطهور شطر الايمان
(kesucian adalah sebagian dari iman) begitu sabda Nabi SAW. Karena yang bersih belum tentu suci dan yang suci biasanya bersih.
Di Pesantren Nurul Islam Al Muniri mewajibkan/mengharuskan para santri untuk melaksanakan roan yang dilaksanakan setelah sarapan pagi, dalam hal ini biasanya para santri menyapu, menengepel, dan merapikan kamar tidurnya.
Pesan dari saya untuk para alumni jangan sampai memondokkan putranya ditempat lain sebelum mondok di Pesantren Nurul Islam Al Muniri dan berpesan kepada umat muslim indonesia untuk belajar agama di Pondok Pesantren terdekat, jangan sampai belajar agama melalui selain jalur dari Pesantren.
Salam Ta’dzim
Khodimul Ma'had

Senin, 10 September 2018

Tahtimul Qur'an Dalam Rangka Memperingati Tahun Baru Islam 1440 H.

TAHTIMUL QUR'AN BIN NADZOR
DALAM RANGKA PERINGATAN TAHUN BARU ISLAM 1440 H.

Tahun baru datang sebagai pengingat untuk melihat apa yang telah kita kerjakan di tahun sebelumnya. Oleh karenanya, awal tahun menjadi awal yang tepat bagi kita untuk memperbaiki diri terhadap apa yang telah diperbuat di masa lalu

Selamat Tahun Baru 1440 Hijriah.
Mari menuju awal yang baik untuk memperbaiki ibadah dan menjemput berkah
Ponpes Nia Chendal
10 Sepember 2018




Rabu, 29 Agustus 2018

Seni Hadrah Al Banjari

SENI HADRAH AL BANJARI



Seni hadrah al-banjari pada masakini tidaklah asing bagi para pemuda islam, khususnya di jawa timur, bahkan tiap se-minggu sekali acara festival rebana shalawat al-banjari diadakan di tempat-tempat yang berbeda di jawa timur, maka bermunculan lah grub-grub rebana/hadrah shalawat al-banjari yang jika di kalkulasi banyaknya mencapai 150 an grub shalawat di jawa timur, inilah kebangkitan kesadaran para pemuda nahdliyyin untuk bershalawat kepada nabi muhammad SAW.
dan yang paling masyhur sekarang adalah ahbabul mushtofa grub dari al-habib syech bin abdul qodir assegaf. maka dengan ini saya membahas bagaimana sih sejarah dari hadrah al-banjari ini,sehingga masyhur dan tetap dilestarikan sampai sekarang

.


1. Hadrah merupakan bentuk manifestasi kecintaan manusia kepada Allah dan Rasulullah saw lewat seni.
Hadrah awal mula diperkenalkan oleh seorang Sufi besar, Jalaluddin Rumi.  Rumi adalah Rum atau Romawi, tepatnya di Konya Turki,  tempat beliau  mengajar santrinya sehari-hari. Dan di kota itu pulalah beliau bertemu dengan guru Sufi beliau Syamsi Tabriz.
           Di Indonesia, hadrah tersebar luas di pelosok negri. Dan masing-masing tempat memiliki corak dan kekhasannya sendiri. Ada Hadrah Madura, Hadrah al-Banjari, Hadrah Basaudan, Hadrah Langitan,   Hadrah Ishari, dll.    Hadrah al-Banjari merupakan kesenian khas islami yang berasal dari daerah Kalimantan. Irama nadanya yang unik dan eksotik membuat kesenian ini sangat diminati oleh masyarakat Indonesia hingga sekarang, baik dari kalangan anak muda maupun orang tua, kalangan santri sampai para musisi, bahkan sampai ke kalangan eksekutif muda, Kesenian Rebana/Hadrah Al-Banjari masih mempunyai keterkaitan sejarah pada masa penyebaran agama Islam oleh Wali songo di Pulau Jawa, Tidak bisa dipungkiri di dalam sejarah bahwa dengan kesenian-lah Wali Songo mampu mengIslamkan hampir seluruh penduduk Pulau Jawa. Jadi tidak heran jika para habaib jaman sekarang membudayakan kesenian rebana dalam mengiringi dakwahnya, dan hasilnya ?? puluhan, ratusan, bahkan ribuan orang berduyun-duyun datang ke majelisnya.

     Keunikan Rebana Al-Banjari yaitu pada saat memainkannya, dimana setiap pukulan pemain yang satu berbeda dengan pukulan pemain yang lain namun serasi & saling melengkapi, sehingga menghasilkn kesatuan musik yang padu .

      Semuanya itu merupakan  pujian kepada  Sang Pencipta dan bershalawat pada junjungan kita Kanjeng Nabi Muhammad saw.

2.  Seni terbang Al-Banjari adalah sebuah kesenian khas islami yang berasal dari Kalimantan. Iramanya yang menghentak, rancak dan variatif membuat kesenian ini masih banyak digandrungi oleh pemuda-pemudi hingga sekarang. Seni jenis ini bisa disebut pula aset atau ekskul terbaik di pondok-pondok pesantren Salafiyah. Sampai detik ini seni hadrah yang berasal dari kota Banjar ini bisa dibilang paling konsisten dan paling banyak diminati oleh kalangan santri, bahkan saat ini di beberapa kampus mulai ikut menyemarakkan jenis musik ini.

Hadrah Al-Banjari masih merupakan jenis musik rebana yang mempunyai keterkaitan sejarah pada masa penyebaran agama Islam oleh Sunan Kalijaga, Jawa. Karena perkembangannya yang menarik, kesenian ini seringkali digelar dalam acara-acara seperti maulid nabi, isra’ mi’raj atau hajatan semacam sunatan dan pernikahan. Alat rebananya sendiri berasal dari daerah Timur Tengah dan dipakai untuk acara kesenian. Kemudian alat musik ini semakin meluas perkembangannya hingga ke Indonesia, mengalami penyesuaian dengan musik-musik tradisional baik seni lagu yang dibawakan maupun alat musik yang dimainkan. Demikian pula musik gambus, kasidah dan hadroh adalah termasuk jenis kesenian yang sering menggunakan rebana.

Keunikan musik rebana termasuk banjari adalah hanya terdapat satu alat musik yaitu rebana yang dimainkan dengan cara dipukul secara langsung oleh tangan pemain tanpa menggunakan alat pemukul. Musik ini dapat dimainkan oleh siapapun untuk mengiringi nyanyian dzikir atau sholawat yang bertemakan pesan-pesan agama dan juga pesan-pesan sosial budaya. Umumnya menggunakan bahasa Arab, tapi belakangan banyak yang mengadopsi bahasa lokal untuk kresenian ini.
Jadi, sebagai generasi penerus kita harusnya berbangga hati karena dapat menjaga apa yang telah di ajarkan oleh nabi sebelumnya. Akhirnya, mari kita bersama melestarikan kesenian islami ini. Toh nabi juga tidak pernah melarang ‘seni’. Kita jadikan rebana ini sebagai wahana untuk menggapai cinta-Nya serta meraih syafaatnya sehingga kelak menjadi ummat yang selamat.
 Ekstrakulikuler Al-Banjari di Pondok Pesantren Nurul Islam Al Muniri adalah wadah untuk mengembangkan bakat dan minat bagi para santri khususnya di bidang seni, seperti seni hadrah, seni vocal dan sebagainya.

Diposting Pada tanggal 29 Agustus 2018
Lokasi : Jl. KHR. Moch Rosyid No.29 Kendal Sumbertlaseh Dander Bojonegoro

Syi'ir Sejarah Al Muniri


Semoga dengan diciptaknya syi'ir tersebut seluruh Santri Pondok Pesanteren Nurul Islam Al Muniri dengan mudah mengafal akan sejarah Pondok Pesanteren Nurul Islam Al Muniri

Senin, 27 Agustus 2018

KBM Madin Nurul Islam Al Muniri

Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM )
Madrasah Diniyah " Nurul Islam Al Muniri "
" Pondok Pesantren Nurul Islam Al Muniri "
Kendal/Sumbertlaseh Dander Bojonegoro

Madrasah Diniyah merupakan sekolah nonformal yang bertaraf islami, hari efektif pada sekolah ini diisi dari Malam Sabtu, Malam Ahad, Malam Senin, Malam Rabo, Malam Kamis, sedangkan pada Malam Jum'at pada Madrasah Diniyah diliburkan, untuk awal pembukaannya Madrasah ini menargetkan agar semua kelas terisi semua baik itu dari kelas 1 Ula Sampai dengan 3 Wustho sehingga dalam penyeleksian santri yang masuk di kelas-kelas ini harus di tes dahulu demi menentukan kelayakaan santri tersebut harus di tempatkan kelas-kelas tepat sesuai dengan ilmu dan pengetahuan yang santri ketahui.


 Madrasah Diniyah dalam kegiatan pembelajarannya disini ditempatkan bersama Gedung yang telah Madrasah Diniyah Nurul Islam Al Muniri, akan tetapi untuk sebagian kelas di tempatkan di Mushola Pondok Pesantren Nurul Islam Al Muniri, kegiatan pembelajarannya dilaksanakan pada Malam hari yaitu jam 19.45 WIB sampai jam 22.00 WIB. 

Dalam kegiatan pembelajaran pada tiap kelas ini sangatlah menarik perhatian bagi siapa saja yang mengunjungi, pasalnya pembelajaran yang diisi disini adalah semuanya adalah pembelajaran tentang Agama Islam semua mulai dari kelas 1 Ula sampai kelas 3 Ula. Pada kelas 1 Ula diisi tentang hafalan tentang sholat, hafalan yang terjadi kelas ini ditekankan agar siswa fasih dan dengan Belajar Membaca dan Menulis Arab Pegon Akan tetapi Untuk Kelas 2 Ula di tekankan hafalan - hafalan Seperti hafalan Amtsilah Tasrifiyah, Nadhom Aqidatul Awam, Nadhom Hidayatussibyan Dll. Sedangkan tingkat Wustho di tekankan auntuk bisa membaca dan memahami kitab kuning ( Kitab Arab Gundul )
Kitab Kuning ( Kitab Arab gundul ) secara luas bisa kita definisikan seluruh buku teks yang ditulis dengan huruf dan bahasa Arab, seringnya tanpa baris. Jika kita persempit, maka tema kitab Arab gundul adalah tema-tema keislaman, berupa tafsir, hadits, fiqih, ushul fiqih, ulumul hadits, ulumul qur’an, bahasa, sejarah Islam, dan yang semisalnya.
Secara ringkas, ada 4 langkah yang harus kita tempuh untuk bisa membaca dan memahami kitab Arab gundul secara baik dan benar, yaitu:
1. Menguasai ilmu sharaf
Ilmu sharaf adalah ilmu yang mempelajari perubahan bentuk-bentuk kata mengikuti pola-pola yang ada. Pembahasan dalam ilmu sharaf adalah tentang bentuk kata, dan tidak ada hubungannya dengan kalimat.
Yang dibahas dalam ilmu sharaf misalnya adalah perubahan kata  كتب (kataba), menjadi كتاب (kitaabun), atau كاتب (kaatibun), atau يكتب (yaktubu), atau كتب (kutiba), dan lain-lain. Perubahan bentuk kata ini menyebabkan perubahan makna.
2. Menguasai ilmu nahwu
Ilmu nahwu adalah ilmu yang mempelajari perubahan harakat (baris) akhir suatu kata, dan posisi kata tersebut dalam sebuah kalimat sekaligus konsekuensi dari posisi tersebut.
Misalnya, sebuah kalimat:
قرأ أحمد القرآنArtinya: “Ahmad telah membaca al-Qur’an.”
Dari kalimat di atas, yang dipelajari dalam ilmu nahwu adalah apa posisi kata قرأ dalam kalimat dan apa konsekuensinya, apa posisi kata أحمد dalam kalimat dan apa konsekuensinya, dan apa posisi kata القرآن dalam kalimat dan apa konsekuensinya. Salah satu konsekuensi dari perbedaan posisi kata dalam kalimat adalah perubahan baris akhir dari kata tersebut. Misal huruf ن –sebagai huruf terakhir– dari kata القرآن, apakah ia fathah, kasrah, dhammah, atau sukun, sangat tergantung dari posisi kata القرآن dalam kalimat di atas. Inilah yang dipelajari dalam ilmu nahwu.
3. Menghafal kosakata bahasa Arab sebanyak mungkin
Menguasai ilmu sharaf dan ilmu nahwu tanpa menguasai kosakata, sama saja memiliki pistol tanpa peluru, tetap tak bisa digunakan untuk menembak.
4. Memahami dasar-dasar keilmuan yang dibahas oleh kitab Arab gundul tersebut
Misal, jika kita ingin benar-benar memahami kitab fiqih, maka selain kemampuan memahami teks bahasa Arab, kita juga perlu menguasai dasar-dasar ilmu fiqih. Demikian juga untuk ilmu-ilmu lainnya.
Contoh AplikasiSilakan perhatikan contoh teks Arab gundul berikut ini:
تطويل القراءة في الركعة الثانية على الأولىArtinya: “Memanjangkan bacaan di rakaat kedua lebih dari rakaat pertama.”
Teks di atas merupakan bagian pembahasan hal-hal yang dimakruhkan saat shalat, yang saya kutip dari kitab موسوعة الفقه الإسلامي والقضايا المعاصرة Juz 1 hal 798 karya Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili.
Untuk bisa membaca kata تطويل dengan benar, huruf ت barisnya fathah, kasrah, dhammah, atau sukun, demikian juga huruf طو, dan ي, kita perlu ilmu sharaf.  Sedangkan untuk mengetahui baris dari huruf ل di kata تطويل ini, kita perlu ilmu nahwu. Kita juga perlu ilmu nahwu untuk mengetahui posisi kata تطويل ini dalam kalimat di atas, sekaligus konsekuensi dari posisi tersebut.
Berikutnya, jelas kita harus tahu dulu, apa terjemah Indonesianya kata تطويل di atas dan kata-kata lain yang menyusun kalimat di atas. Sampai di titik ini, kita sebenarnya sudah bisa membaca dan menerjemahkan teks di atas dengan baik.
Namun, ada satu hal lagi yang kita perlu kuasai, yaitu dasar-dasar ilmu fiqih, agar teks di atas yang sudah bisa kita terjemahkan benar-benar kita pahami maknanya. Misal, apa yang dimaksud dengan kata القراءة (al-qiraah) di atas, terjemah bahasa Indonesianya adalah ‘bacaan’, namun apa yang dimaksud dengan bacaan tersebut. Nah, dengan memahami fiqih shalat, kita akan mengerti maksud ‘bacaan’ di atas adalah bacaan surah setelah surah al-Fatihah.




Pembukaan Semester Genap Pondok Pesantren Nurul Islam Al-Muniri 2025-2026

 Pondok Pesantren Nurul Islam Al-Muniri secara resmi membuka kegiatan semester genap setelah libur semester pada Jumat, 2 Januari 2025, puku...